Uji Nyali Berujung Maut di Tulungagung: Korban Tiba-tiba Pingsan dan Wajah Terbentur Kursi usai Keluar Rumah Hantu

AKURAT BANTEN-Hiburan berujung petaka di sebuah pusat perbelanjaan di Tulungagung, Jawa Timur. Seorang wanita berinisial BNW (39) tewas secara misterius usai keluar dari wahana rumah hantu.
Publik di media sosial diguncang pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi di dalam arena gelap tersebut?
Media sosial tengah dihebohkan oleh sebuah insiden tragis yang merenggut nyawa seorang pengunjung wanita berinisial BNW (39).
Tempat uji nyali yang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini mendadak menuai sorotan tajam dan kecaman dari warganet.
Insiden ini viral setelah korban terekam kamera sempat keluar dari wahana dengan raut wajah yang tampak sangat kelelahan, tegang, dan panik.
Gelombang protes dan tanda tanya besar pun membanjiri lini masa media sosial.
Konsepnya bagaimana, kok dikejar sampai ke luar wahana?" — tulis sebuah unggahan akun Instagram
@unikinfoldyang viral dibagikan ulang oleh ribuan warganet pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Baca Juga: Pesantrenku Aman Jadi Komitmen Cegah Kekerasan dan Bullying terhadap Santri
Kronologi Kejadian: Masuk Sehat, Keluar Tak Bernyawa
Bagaimana sebenarnya awal mula tragedi maut ini terjadi?
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika korban BNW memutuskan untuk menikmati wahana uji nyali tersebut bersama seorang rekan dekatnya.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, membenarkan dan memaparkan detail kejadian berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian.
"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sekitar pukul 14.30 WIB korban bersama rekannya masuk ke wahana rumah hantu yang berada di pusat perbelanjaan di wilayah Tulungagung," ujar Iptu Nanang Murdianto dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Setelah berada di dalam arena gelap gulita selama kurang lebih tiga menit, korban dan rekannya akhirnya keluar melalui pintu keluar wahana.
Namun, situasi mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa.
"Beberapa menit kemudian korban keluar dari wahana sempat berlari lalu berdiri di depan pintu keluar, sebelum tiba-tiba pingsan," lanjut Nanang.
Saat terjatuh itu ada kursi di sebelahnya, wajah korban terbentur di kursi tersebut. — Iptu Nanang Murdianto, Kasi Humas Polres Tulungagung.
Baca Juga: Maut di Kamar Kos Grogol: Cemburu Buta Berujung 4 Hantaman Palu, Sang Suami Habisi Nyawa Istri
Respons Cepat dan Penanganan Medis
Melihat korban mendadak kolaps dan terjatuh, sejumlah orang di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan pertama.
Di saat yang bersamaan, pihak pengelola wahana segera melaporkan insiden darurat tersebut kepada pihak berwajib.
Namun, takdir berkata lain. Ketika tim medis tiba di lokasi kejadian dan berupaya memberikan tindakan penyelamatan intensif, korban sudah tidak menunjukkan respons sama sekali.
"Hasil pemeriksaan awal tim Inafis bersama tenaga medis, korban telah dinyatakan meninggal dunia di lokasi," tegas Nanang.
4 Fakta Utama Insiden Rumah Hantu Tulungagung
Identitas Korban: Seorang wanita berinisial BNW, berusia 39 tahun, asal Tulungagung.
Durasi di Dalam Wahana: Korban hanya menghabiskan waktu sekitar 3 menit di dalam arena sebelum keluar dalam kondisi kelelahan.
Detik-detik Kolaps: Sempat berlari dan berdiri di depan pintu keluar, korban lalu pingsan dan wajahnya membentur kursi kayu.
Langkah Kepolisian: Polres Tulungagung masih melakukan investigasi mendalam dan menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan medis lanjutan.
Baca Juga: Dua Organisasi Kepung TangCity, Massa Bongkar Dugaan Pergeseran Kali Cikokol Tanpa Izin
Polisi Masih Usut Penyebab Pasti Kematian
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Tulungagung menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan secara pasti penyebab kematian perempuan berusia 39 tahun tersebut.
Penyelidikan menyeluruh masih terus berlanjut, termasuk mendalami SOP (Standar Operasional Prosedur) dari pengelola wahana uji nyali.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara komprehensif guna memastikan apakah korban memiliki riwayat penyakit bawaan tertentu yang mungkin terpicu oleh suasana ekstrem di dalam rumah hantu.
"Dugaan penyebabnya masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis," jelas Nanang.
"Terkait riwayat penyakit, kita belum bisa memastikan punya riwayat atau tidaknya, kita masih menunggu hasil dari pihak medis," pungkasnya.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal





